
Suasana haru dan penuh kekhidmatan menyelimuti ruang sidang Garuda Pengadilan Negeri Maumere pada Kamis, 19 Februari 2026, saat keluarga besar Pengadilan Negeri Maumere menggelar kegiatan Pengantar Alih Tugas Panitera Pengadilan Negeri Maumere menjadi Panitera Pengadilan Negeri So’e yang dirangkaikan dengan Buka Puasa Bersama dalam nuansa Ramadan yang sarat makna.
Kegiatan ini menjadi momentum istimewa untuk melepas dengan penuh penghormatan Ibu Adriani Karolina, S.H., yang telah mengemban amanah sebagai Panitera Pengadilan Negeri Maumere dengan dedikasi, integritas, dan loyalitas tinggi. Dalam balutan suasana kebersamaan, seluruh aparatur Pengadilan Negeri Maumere hadir memberikan doa dan apresiasi atas pengabdian yang telah ditorehkan.
Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan Negeri Maumere menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kontribusi dan kerja keras yang telah diberikan selama masa tugas.
“Setiap pengabdian meninggalkan jejak, dan setiap jejak adalah bagian dari sejarah lembaga ini,” ungkap beliau dengan nada penuh penghargaan.
Momen paling mengharukan terjadi saat penyampaian kesan dan pesan dari Panitera yang akan alih tugas. Dengan suara yang bergetar, beliau menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan, dukungan, dan sinergi yang telah terjalin selama ini. Tak sedikit hadirin yang larut dalam suasana haru, mengenang perjalanan tugas yang telah dilalui bersama.
Sebagai simbol penghormatan, diserahkan cenderamata dan kenang-kenangan dari keluarga besar Pengadilan Negeri Maumere, disertai doa agar senantiasa diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam mengemban amanah di tempat tugas yang baru.
Memasuki waktu berbuka, lantunan doa mengiringi detik-detik berbuka puasa, menghadirkan suasana hangat dan penuh rasa syukur.
Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana akrab dan kekeluargaan, mempererat silaturahmi serta memperkokoh kebersamaan antarpegawai.
Pengantar alih tugas ini bukan sekadar seremoni, melainkan peneguhan nilai loyalitas dan integritas dalam setiap langkah pengabdian. Di balik perpisahan, terselip doa dan harapan agar pengabdian terus berlanjut, di mana pun amanah itu dititipkan.

