Simulasi Penanggulangan Bencana Kebakaran

Dipublikasikan pada: November 24, 2025

Pengadilan Negeri Maumere menggelar simulasi penanggulangan bencana kebakaran pada hari Jumat, 21 November 2025 sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan dan meningkatkan keamanan lingkungan kerja, mengingat kantor Pengadilan Negeri tersebut pernah menjadi sasaran pembakaran sebanyak dua kali pada tahun-tahun sebelumnya.

Kegiatan ini bekerja sama dengan Satpol Pamong Praja dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sikka, melibatkan seluruh aparatur peradilan, petugas keamanan, serta staf pendukung. Simulasi dimulai dengan pemaparan materi mengenai potensi bahaya kebakaran, prosedur evakuasi darurat, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), hingga langkah-langkah mitigasi yang perlu dilakukan jika terjadi kembali insiden serupa.

Instruktur dari Satpol-PP dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sikka, bapak Servasius Ajimus Aliando, S. Sos., dan bapak Sili Taka memberikan materi dan demonstrasi langsung mengenai teknik pemadaman api dan penanganan awal saat munculnya titik api. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan latihan evakuasi ke titik kumpul, yang disimulasikan seolah-olah terjadi kebakaran di dalam gedung.

Ketua PN Maumere, Nithanel Nahsyun Ndaumanu, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting untuk mencegah terulangnya peristiwa masa lalu. “PN Maumere pernah mengalami dua kali peristiwa pembakaran. Hal itu menjadi pelajaran berharga bagi kami untuk selalu waspada dan memastikan seluruh pegawai memahami prosedur penyelamatan diri serta penanggulangan awal. Kesiapan kita adalah kunci untuk meminimalkan risiko,” ujarnya.

Selain meningkatkan kapasitas pegawai, simulasi ini juga bertujuan menguji kesiapan sarana prasarana keselamatan, seperti APAR, jalur evakuasi, serta sistem keamanan gedung. Kasat Pol PP dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sikka, Drs. Adeodatus Buang Da Cunha menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini dan menekankan pentingnya latihan rutin sebagai bentuk mitigasi risiko bencana.

Dengan terselenggaranya simulasi ini, PN Maumere menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keamanan internal, meningkatkan budaya kesiapsiagaan, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman bagi masyarakat.